Kamis, 06 Juni 2013

J2ME

J2ME (Java 2 Micro Edition) merupakan subset dari J2SE yang ditujukan untuk implementasi pada peralatan embeded system dan handheld yang tidak mampu mendukung secara penuh implementasi menggunakan J2SE.
J2ME adalah teknologi Java yang diperuntukkan perngkat-perngakat kecil consumer device , terutama wireless. Bebrapa perangkat wireless antara lain PC, PDA, communicator, embedded device, smart card dan ponsel. Teknologi Java mungkin merupakan satu-satunya cara memprogram beberapa perangkat, berbagi logic antara perangkat dan server, pengantaran aplikasi secara dinamis, program yang kompak, lingkungan pengembangan yang aman dan cepat. J2ME memungkinkan perangkat lunak dapat di-download perangkat sekaligus memungkinkan layanan yang dapat disesuaikan di beragam perangkat.
J2ME menyediakan platform standar untuk pengembangan perangkat wireless. J2ME terdiri atas perangkat-perangkat komponen sebagai berikut: 
1. Java Virtual Machine (JVM), komponen untuk menjalankan program-program Java pada emulator atau handheld device.
2. Java Application Programming Interface (API), merupakan kumpulan library untuk menjalankan dan mengembangkan program Java pada Handheld Devices.
3. Tools lain untuk mengembangkan Java, semacam emulator Java Phone, Emulator Nokia, Emulator Siemens dan Emulator Motorola.
J2ME Configuration
J2ME Configuration mendefinisikan lingkungan kerja J2ME runtime. Oleh karena setiap handheld device memiliki fitur-fitur yang berbeda-beda, J2ME Configuration ini dirancang yaitu menyediakan library standar yang mengimplementasikan fitur standar dari sebuah Handled device.
Ada dua kategori J2ME Configuration yaitu :
a. CLDC ( Connected Limited Device Configuration )
Digunakan untuk aplikasi java pada perangkat-perangkat keras dengan ukuran memori yang sangat terbatas, yaitu pada kisaran 160 samapi 512 KiloBytes, seperti handphone, organizer atau PDA seperti PALM, Poket PC dan two way pagers.
b. CDC (Connected Device Configuration )
Digunakan untuk aplikasi Java pada Handheld devices dengan ukuran memori paling tidak 2 Megabytes, seperti : Internet TV, Nokia, Communicator dan car television.
J2ME Profile
J2ME Profile mengimplementasikan kemampuan / fitur lain yang sangat bergantung pada jenis handheld yang digunakan.
Ada lima kategori J2ME Profile saat ini, yakni :
a. Mobile Information Devise Profile
MIDP menyediakan librari-librari java untuk implementasi dasar antarmuka (GUI), imp-lementasi jaringan (networking), database dan timer. MIDP dirancang khususnya untuk wireless phone dan pager.
b. Foundation Profile
Profile dasar untuk non-GUI network device pada CDC
c. Personal Profil, RMI Profile, Personal Digital Assistant Profile
Standar grafik, Generasi selanjutnya dari lingkungan personal java, dan RMI yang support untuk CDC dan profile standart device.
Jenis-jenis aplikasi J2ME
Saat ini terdapat dua jenis aplikasi J2ME yaitu:
a. Walled garden application yaitu aplikasi yang berdiri sendiri atau standalone yang berjalan pada handphone tanpa perlu mengakses sumber data eksternal melalui jaringan pembawa atau carier network. Contoh dari aplikasi ini adalah kalkulator atau single player games.
b. Network aware application yaitu aplikasi yang berinteraksi dengan jaringan. Tidak seperti aplikasi pertama, aplikasi ini memiliki kemampuan untuk mengakses sumber daya eksternal. Contoh dari aplikasi jenis ini adalah aplikasi email yang berada pada handphone, aplikasi untuk mendapatkan kembali data alamat-alamat yang tersimpan melalui jaringan, dan pengiriman email berbagai alamat melalui jaringan data.
MIDlet
MIDlet merupakan aplikasi yang dijalankan pada sebuah perangkat handheld. MIDlet tidak berinteraksi langsung dengan hardware dari handheld devices, melainkan berinteraksi melalui AMS (Application Management Software). AMS inilah yang akan menerima sinyal dari MIDlet bahwa MIDlet akan dijalakan atau berhenti.
MIDP mendefinisikan kelas-kelas library berikut untuk membangun aplikasi:
a. Javax.microediton.midlet, merupkan package yang berisi kelas-kelas untuk mengatur daur hidup midlet.
b. Javax.microedition.lcdui, merupakan package yang berisi kelas-kelas yang user interface dan pemrograman GUI.
c. Javax.microedition.io, merupakan.package yang berisi kelas-kelas dan antarmuka untuk midp pemrograman jaringan.
d. Javax.io, java.lang and java.util, merupakan package yang berisi I/O, language dan kelas-kelas utility.
Daur Hidup MIDlet
Daur Hidup MIDlet terdiri dari :
a. Retrieval
AMS menerima MIDlet kemudian disimpan didalam memori. Media untuk mendowload MIDlet dapat berupa : Kabel serial, port IRDA, atau jaringan wireless.
b. Instalation
Setelah MIDlet di-download, AMS akan menginstall MIdlet Pada Device. Selama proses instalasi, MIDP akan menjamin MIDlet tidak melanggar akses security.
c. Version Management
AMS akan menyimpan semau informasi mengenai MIDlet yang telah diinstal termasuk informasi versinya. Ini akan berguna untuk meng-upgrade MIDletke versi baru.
d. Removal
AMS akan menghapus MIDlet dan membersihkan alokasi memori yang digunakan.
Setelah di-Launch oleh AMS Midlet akan berada dalam tiga status berikut :
a. Paused
Status ini terjadi ketika MIDlet selesai disosialisasikan dan tidak melakukan aksi apapun.
b. Active
Status ini terjadi ketika MIDlet sedang berjalan dengan normal, yakni setelah memanggil fungsi MIDlet.startApp()
c. Destroyed
Status ini terjadi ketika MIDlet berhenti berjalan (exit), sehingga seluruh sumber daya yang digunakan akan dibebaskan. Status ini terjadi ketika berhasil dilakukan pemanggilan fungsi MIDlet.destroyApp() atau MIDlet.notifyDestroyed().
<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]&gt; SHAPE \* MERGEFORMAT &lt;![endif]–><!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]&gt; SHAPE \* MERGEFORMAT &lt;![endif]–><!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]&gt; &lt;![endif]–>
<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]&gt; &lt;![endif]–>
Daur hidup pembangunan MIDlet terdiri dari :
a. Kompilasi dan pre-verifying.
b. Testing.
c. Packaging
Merupakan operasi terakhir untuk membungkus aplikasi MIDlet menjadi file JAR dan file JAD.
d. Running

Selasa, 04 Juni 2013

Operating System on Mobile



Sistem operasi adalah software utama yang bertugas melakukan menejemen dan kontrol terhadap hardware secara langsung serta software-software lain sehingga software-software lain tersebut dapat berjalan. Sistem operasi itu sendiri digunakan sebagai interface perantara antara user dan device yang digunakan untuk mengontrol/memanage device maupun aplikasi di dalamnya.



Aplikasi Mobile adalah sebuah aplikasi yang memungkinkan Anda melakukan mobilitas dengan menggunakan perlengkapan seperti PDA, telepon seluler atau Handphone. Dengan menggunakan aplikasi mobile, Anda dapat dengan mudah melakukan berbagai macam aktifitas mulai dari hiburan, berjualan, belajar, mengerjakan pekerjaan kantor, browsing dan lain sebagainya. Pemanfaatan aplikasi mobile untuk hiburan paling banyak digemari oleh hampir 70% pengguna telepon seluler, karena dengan memanfaatkan adanya fitur game, music player, sampai video player membuat kita menjadi semakin mudah menikmati hiburan kapan saja dan dimanapun.



Berikut berbagai sistem operasi yang digunakan pada perangkat mobile. Diantaranya :




SYMBIAN


Symbian OS adalah sistem operasi tak bebas yang dikembangkan oleh Symbian Ltd. yang dirancang untuk digunakan peralatan bergerak (mobile). Saat ini Symbian OS banyak telah banyak digunakan oleh berbagai vendor produk peralatan komunikasi mobile pada berbagai jenis produk mereka yang bervariasi. Variasi dari sisi hardware ini dimana Symbian OS diimplementasi dapat dimungkinkan karena sistem operasi ini memiliki antarmuka pemprograman aplikasi (Application Programming Interface; API). API mendukung terhadap komunikasi dan tingkah laku yang umum pada hardware yang dapat digunakan oleh objek aplikasi lain. Hal ini dimungkinkan karena API merupakan objek antarmuka yang didefenisikan pada level aplikasi, yang berisikan prosedur dan fungsi (dan juga variabel serta struktur data) yang mengelola/memanggil kernel dimana sebagai penghubung antara software dan hardware. Dengan adanya standar API ini membantu pihak pengembang untuk melakukan penyesuaian atas aplikasi yang dibuatnya agar dapat diinstal pada bermacam produk mobile .



Mirip seperti sistem operasi desktop, Symbian OS mampu melakukan operasi secara multithreading, multitasking dan pengamanan terhadap memori. Dan semua pemrograman pada Symbian dilakukan secara event-based, artinya hardware CPU menjadi tidak aktif ketika tidak ada inputan berupa aktivitas tertentu. Namun perlu dipahami sistem operasi ini memang ditujukan untuk diinstal pada peralatan mobile dengan keterbatasan sumber daya. Multithread dan multitasking memberikan kemampuan Symbian OS untuk menjalankan lebih dari satu aplikasi sekaligus. Namun khusus ini, adanya preemptive multitasking kernel akan memberi tiap-tiap program suatu pembagian waktu pemprosesan yang dilakukan bergantian dengan cepat sehingga nampak bagi pemakai seolah-olah proses ini dieksekusi secara bersamaan. Untuk itu telah didefinisikan penjadwalan berdasar prioritas tertentu untuk menentukan proses mana yang berjalan terlebih dahulu dan proses apa berikutnya serta berapa banyak waktu akan jadi diberi.

JAVA
sebenarnya OS ini bisa dikatakan bukan operating system sejati. Karena masing-masing vendor akan menerapkan sistem yang berbeda untuk produknya. Kebanyakan java ini digunakan untuk capabilitas aplikasi dari pihak ketiga. misalnya java game atau aplikasi handphone lainnya. Namun tidak semua handset yang telah mendukung java ini juga akan mampu mendukung aplikasi yang sama, karena hal ini terkait sistem dan hardware yang bersangkutan. Hal inilah yang membuat handphone china walaupun telah mendukung java tapi tidak bisa disuntikkan game java yang umum beredar.
Sistem operasi ini memiliki kelebihan open source serta membutuhkan memory & prosesor yang relatif kecil. Sedangkan kelemahannya yang paling utama adalah tidak (belum) support multi tasking (beberapa aplikasi berjalan bersamaan). Sehingga ponsel tersebut tidak memiliki tombol untuk switch application atau gambar. 
WINDOWS MOBILE
Windows Mobile adalah salah satu sistem operasi (OS) mobile yang dikembangkan oleh Microsoft dan di desain untuk digunakan pada smartphone dan perangkat nirkabel lainya. Versi saat ini disebut 'Windows Mobile 6.5'. OS ini berbasis pada Windows CE 5.2 Kernel, dan fitur-fiturnya dikembangkan menggunakan Microsoft Windows API. Windows Mobile didesain sedemikian rupa agar mirip dengan versi Windows Desktop. Sebagai tambahan, third party software development tersedia untuk Windows Mobile.



Pertama kali dirilis sebagai sistem operasi Pocket PC 2000, kebanyakan perangkat Windows Mobile dilengkapi dengan Stylus Pen, yang mana di gunakan untuk memasukan perintah-perintah dengan cara men-tap-nya di layar. Microsoft mengumumkan platform baru, Windows 7 Series, di Mobile World Congress di Barcelona pada 15 Februari 2010. Perangkat yang menggunakan Windows Mobile seri 6.x tidak dapat di upgrade ke Windows Mobile seri 7.

ANDROID
Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.